Tampilkan postingan dengan label Kuliah Semester 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliah Semester 2. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Juli 2012

Organisasi Arsitektur Komputer

0 komentar


Komputer digital terdiri atas komponen-komponen utama prosesor, memori dan perangkat masukan/keluaran. Bab ini akan memberikan gambaran tentang tiga komponen utama tersebut dan akan menjadi langkah awal untuk memahami komputer secara menyeluruh. Prosesor, memori, dan perangkat masukan/keluaran adalah konsep kunci untuk memahami sistem komputer.

A.      Prosesor

Organisasi komputer sederhana ditunjukkan pada Gambar 1  berikut ini. Prosesor atau mikroprosesor merupakan unit pemroses pusat (Central Processing Unit) yang sering dikatakan sebagai “otak” komputer.

Gambar 1. Organisasi komputer sederhana dengan dua perangkan masukan/keluaran
Fungsi prosesor adalah untuk mengeksekusi program yang disimpan dalam memori. Tahapan pelaksanaan instruksi adalah: (1) pengambilan (fecthing) instruksi, (2) memeriksa dan menginterpretasi instruksi, dan (3) mengeksekusi instruksi. Komponen-komponen atau bagian komputer tersebut saling tersambung oleh jalur-jalur konduktor, yang disebut sebagai bus, yang berfungsi sebagai sarana transmisi data, alamat, dan isyarat kendali.
Prosesor sebenarnya terdiri atas beberapa bagian fungsional. Pada masa lalu, prosesor direalisasikan dengan beberapa cip atau beberapa modul rangkaian elektronik. Saat ini prosesor biasanya berupa saru cip rangkaian terpadu. Secara fungsional, prosesor terdiri atas: (1) unit kontrol (control unit) yang bertanggungjawab dalam mengambil instruksi dari memori utama dan memastikan jenisnya untuk diinterpretasi, (2) ALU (arithmetic and logic unit) berfungsi untuk melakukan operasi-operasi aritmetika (jumlah, kurang, kali, bagi, dsb) maupun logika (AND, OR, NOT, SHIFT, dsb).
Prosesor juga berisi memori berukuran kecil, berkecepatan tinggi untuk menyimpan hasil operasi sementara ataupun informasi pengendalian tertentu. Memori ini terdiri atas sejumlah register, masing-masing memiliki ukuran dan fungsi tertentu. Biasanya register-register ini memiliki ukuran lebar yang sama. Isi register dapat dibaca atau dituliskan dengan kecepatan tinggi karena ia berada dalam satu cip dengan prosesornya.
Register paling penting di dalam prosesor adalah Program Counter (PC) atau Pencacah Program, yang berisi alamat memori yang akan diambil kode atau datanya untuk dieksekusi. Register lainnya adalah Instruction Register (IR) atau Register Instruksi, yang menyimpan sementara instruksi yang saat ini sedang dieksekusi. Register-register lain banyak juga diimplementasikan dalam prosesor, ada yang berdifat serbaguna, ada pula yang berfugsi khusus.
Diberdayakan oleh Blogger.